Gary Neville mendesak agar Michael Carrick segera dibebastugaskan dari jabatannya di Manchester United. Ia menilai mantan rekan setimnya itu perlu diakhiri penderitaannya menyusul performa buruk Setan Merah belakangan ini.
Situasi Sulit dan Rencana Klub
Carrick saat ini masih mendapatkan penundaan pemecatan setelah hanya mampu meraih dua kemenangan dari dua belas pertandingan awal musim ini, sementara enam laga lainnya berakhir dengan kekalahan. Ia dipastikan tetap mendampingi tim saat menghadapi Chelsea, dan kemungkinan besar bakal dipertahankan untuk laga melawan AS Roma serta Aston Villa sebelum jeda internasional memberikan waktu bagi calon penggantinya.
Dalam siniar Stick to Football, Neville berpendapat bahwa manajemen klub mengalami kebingungan setelah berdiskusi panjang usai kekalahan dari Bournemouth. Ia menilai keputusan mempertahankan Carrick lahir dari buruknya perencanaan, terbatasnya opsi manajer yang tersedia, serta keraguan dalam proses pengambilan keputusan petinggi klub.
Neville menambahkan bahwa terkadang seorang pelatih memang harus dipecat demi kebaikan dirinya sendiri, merujuk pada pengalamannya saat menangani Valencia. Mantan bek Liverpool, Jamie Carragher, turut sependapat dan meyakini bahwa Carrick secara pribadi sebenarnya ingin segera dilepaskan dari situasi sulit tersebut karena para pemain sudah tidak lagi mendukungnya.
Pemberontakan di Ruang Ganti
Sebelumnya, Bruno Fernandes sempat dicadangkan dalam laga kontra Bournemouth setelah secara terbuka mempertanyakan taktik Carrick menyusul kekalahan dari Como. Meski pertemuan damai telah dilakukan dan sang kapten berpeluang tampil kembali melawan Chelsea, Neville menegaskan bahwa kritik terbuka tersebut hanya sebagian kecil dari ketegangan yang lebih besar di internal tim.
Neville menyatakan bahwa ruang ganti sepak bola adalah tempat yang keras, dan tindakan seorang kapten yang mengkritik taktik pelatih setelah tampil buruk merupakan cerminan kecil dari apa yang sebenarnya dibicarakan para pemain di balik layar.







