Daftar Isi
Stadion London milik West Ham United menargetkan penonton tinju hingga 85.000 orang dalam upaya operator untuk meningkatkan pendapatan komersial serta mengurangi kerugian operasional yang terus berlanjut. Seperti dilaporkan Inside World Football pada Selasa (29/10), proposal tersebut telah diajukan kepada Dewan Newham.
Pengajuan Perubahan Aturan Acara
Berdasarkan usulan yang disampaikan, ajang tinju akan diklasifikasikan ulang bersama acara seperti Soccer Aid sebagai “acara rekreasi lainnya”. Hal tersebut memungkinkan pertunjukan pertarungan akbar diselenggarakan di atas batasan 60.000 penonton yang selama ini berlaku untuk ajang olahraga.
Acara yang memenuhi syarat nantinya dapat menampung hingga 85.000 penonton. Langkah ini menempatkan stadion dalam posisi yang lebih kuat untuk bersaing dengan Stadion Wembley serta Stadion Tottenham Hotspur demi mementaskan duel-duel terbesar dalam kalender tinju Inggris, meski rencana tersebut belum memperoleh persetujuan resmi.
Perubahan ini merupakan bagian dari pengajuan perencanaan yang lebih luas yang pertama kali disampaikan pada bulan Agustus. Di sisi lain, penurunan kasta West Ham United turut memperparah situasi keuangan pengelola.
Dampak Penurunan Kasta Klub
West Ham tidak memiliki stadion tersebut secara penuh. Berdasarkan perjanjian jangka panjang klub, biaya penggunaan tahunan stadion akan turun ketika mereka berada di luar Liga Primer. Pemerintah Kota London menyatakan bahwa klub sebelumnya membayar sekitar £4,6 juta dalam setahun, dengan degradasi memangkas angka tersebut hingga sekitar £2,5 juta.
Sepak bola Divisi Championship juga menghadirkan lebih banyak pertandingan kandang, yang menambah jumlah hari pertandingan yang harus diselenggarakan oleh stadion. Majelis London sebelumnya memperkirakan bahwa degradasi dapat meningkatkan beban biaya bagi pembayar pajak sekitar £2 juta hingga £2,5 juta setiap tahunnya jika dibandingkan dengan West Ham yang bertahan di Liga Primer.
Guna membantu menutupi kerugian finansial akibat berada di luar Liga Primer untuk kali pertama dalam kurun waktu 13 tahun, pihak pengelola berkeinginan menaikkan jumlah konser dan acara rekreasi lainnya yang diizinkan dari 10 menjadi 24 kali setiap tahun. Dari jumlah tersebut, sebanyak delapan acara diizinkan mencapai kapasitas 85.000 penonton, sementara batas untuk acara olahraga lainnya akan meningkat dari 60.000 menjadi 62.500 penonton.
Potensi Ekonomi dan Pasar Tinju
Tidak akan ada perubahan fisik pada bangunan stadion maupun perubahan pada kapasitas sepak bola West Ham yang tetap berada di angka 62.500 penonton, sehingga tidak diperlukan anggaran tambahan untuk memperbesar stadion. Ketua London Stadium, Lyn Garner, menyampaikan bahwa kerugian tahunan stadion tersebut berada di kisaran £19 juta.
Oleh karena itu, acara non-sepak bola berskala besar menjadi bagian penting dalam upaya memperbaiki kondisi ekonomi stadion. Take That dan Metallica tampil di stadion tersebut pada musim panas ini, bersama dengan ajang Soccer Aid serta kejuaraan atletik utama. Penilaian mandiri pihak pengelola memperkirakan bahwa program acara yang diperluas ini mampu menghasilkan tambahan pendapatan sebesar £15 juta setiap tahunnya bagi perekonomian wilayah Newham melalui sekitar 800.000 kunjungan tambahan.
Olahraga tinju menawarkan pasar lain yang berpotensi mendatangkan keuntungan besar. Wembley terbukti tidak mengalami kendala dalam menarik penonton di atas 90.000 orang untuk kontes kelas berat utama, sementara letak strategis London Stadium serta infrastruktur transportasi yang memadai memberikan peluang untuk memburu ajang serupa apabila pembatasan izin tersebut dilonggarkan.
Pertanyaan terbesar yang harus dijawab oleh pengelola stadion adalah apakah mengisi kalender pada hari-hari saat West Ham tidak bertanding dapat meringankan beban anggaran publik.
Sumber: Inside World Football






