Gol tunggal Eddie Nketiah pada babak pertama mengantarkan Crystal Palace meraih kemenangan atas Fulham sekaligus mengamankan tempat di babak perempat final kompetisi piala domestik. Hasil positif ini turut meredakan tekanan yang tengah dihadapi manajer Pierre Sage.
Pertandingan Ketat di Craven Cottage
Suporter Crystal Palace menyanyikan yel-yel kemenangan setelah tim kesayangan mereka kembali mendulang hasil positif di kandang Fulham. Bagi manajer Fulham, Álvaro Arbeloa, kekalahan ini menjadi kemunduran setelah menunjukkan progres dalam beberapa pekan terakhir. Fulham tercatat belum pernah mengalahkan Palace di Craven Cottage sejak Januari 2005, sebuah rekor buruk yang kini berlanjut menjadi 10 pertandingan.
Dalam pertandingan ini, Pierre Sage melakukan 10 perubahan pada susunan pemain utamanya, termasuk menurunkan kembali kapten Dean Henderson di bawah mistar gawang. Penyelamatan krusial yang dilakukan Henderson pada masa tambahan waktu dari tembakan Gonzalo García memastikan kemenangan Palace, sementara para pendukung tuan rumah meluapkan kekecewaan dengan bersiul di akhir laga.
Rotasi Skuad dan Peluang yang Terbuang
Sage terpaksa melakukan banyak rotasi menyusul jadwal padat timnya pekan sebelumnya, termasuk lawatan ke Istanbul untuk menghadapi Besiktas di Liga Europa dan kekalahan dari Newcastle di kandang. Chris Richards menjadi satu-satunya pemain yang tetap dipertahankan dari laga sebelumnya. Di sisi lain, Arbeloa menyayangkan timnya yang kembali gagal memaksimalkan peluang kendati menurunkan sejumlah pemain kunci.
Fulham sempat mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang melalui Kenny Tete, Antonee Robinson, serta Joachim Andersen pada paruh pertama. Kendati hanya menguasai 22 persen penguasaan bola dan tidak mencatatkan satu pun sentuhan di kotak penalti lawan selama 30 menit awal, Palace justru mampu memecah kebuntuan. Óscar Mingueza melepaskan umpan silang akurat dari sisi kanan yang diselesaikan dengan baik lewat tendangan voli oleh Eddie Nketiah.
Selepas tertinggal, Fulham terus menekan melalui upaya Rodrigo Muniz dan sundulan Alex Iwobi yang nyaris berbuah gol, namun lini pertahanan Palace yang digalang Jefferson Lerma dan Dean Henderson mampu menyapu bola dari garis gawang. Memasuki menit-menit akhir, pemain pengganti Palace seperti Daichi Kamada dan Dwight McNeil nyaris memperbesar keunggulan, sementara Fulham gagal mengejar ketertinggalan hingga peluit panjang berbunyi.
Sumber: Football | The Guardian







