Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, kembali meraih penghargaan individu bergengsi dengan menyabet gelar Pemain Muda Pria Terbaik dalam ajang Ballon d’Or 2026. Kendati demikian, penyerang tim nasional Spanyol tersebut secara terbuka menyatakan bahwa rekan setimnya, Pau Cubarsi, lebih pantas menerima penghargaan tersebut.
Pujian untuk Pau Cubarsi
Seperti dilaporkan CaughtOffside, Yamal menyampaikan rasa terima kasihnya kepada panitia penyelenggara usai menerima penghargaan tersebut. Pemain berusia 19 tahun itu lantas menyoroti penampilan konsisten sang bek muda yang kini telah menjadi pilar penting di skuad utama Barcelona.
Dalam sambutannya, Yamal mengungkapkan, “It is an honour to be here and receive this prize. I would have liked to see my teammate Cubarsi here because I think this prize should have been for him. He has been playing at an excellent level for some time. This is my third year up here for this prize. I would like to thank my club and my national team. Speaking about this one specifically, this one should have been for Cubarsí.”
Yamal menambahkan bahwa momen tersebut menandai tahun ketiganya masuk dalam nominasi penghargaan pemain muda terbaik. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada klub serta tim nasional atas dukungan terhadap perkembangan kariernya.
Perkembangan Duo Muda Barcelona
Pernyataan tersebut mencerminkan kedekatan hubungan di antara kedua bintang muda Barcelona yang kini menjadi sosok krusial bagi klub. Yamal sendiri terus menunjukkan performa gemilang sejak menembus tim senior, sementara Cubarsi menarik perhatian publik berkat kedewasaan dan ketenangannya di lini belakang.
Barcelona tentu berharap kolaborasi kedua pemain muda ini dapat mendatangkan lebih banyak prestasi di masa mendatang seiring perkembangan karier mereka. Sementara itu, dalam kategori lainnya, penjaga gawang Athletic Bilbao dan timnas Spanyol, Unai Simon, dinobatkan sebagai kiper terbaik, sedangkan Luis De La Fuente terpilih sebagai pelatih terbaik tahun ini.
Sumber: CaughtOffside







