Daftar Isi
Pemain muda asal Amerika Serikat, Alex Freeman, tampil gemilang dengan mencetak gol pertama di La Liga serta memainkan tiga posisi berbeda dalam kemenangan comeback Villarreal atas Valencia. Penampilan impresif jebolan Orlando City ini memperlihatkan fleksibilitas tinggi yang mendapat pujian dari pelatih.
Tampil di Posisi Baru Kontra Valencia
Dalam laga derby regional yang mempertemukan Valencia dan Villarreal, Freeman dipercaya tampil sebagai bek kiri. Meskipun bukan posisi aslinya di sisi kanan, pemain berusia 22 tahun ini mampu menunjukkan pemahaman permainan yang baik, memenuhi pujian yang sempat diberikan oleh manajer timnas Amerika Serikat Mauricio Pochettino.
Freeman sempat menciptakan beberapa peluang dengan kaki kirinya sebelum Valencia unggul lebih dulu melalui titik penalti. Villarreal akhirnya menyamakan kedudukan lewat permainan terbuka yang diselesaikan oleh Freeman sendiri.
Perubahan Posisi dan Gol Perdana
Memasuki menit ke-65, pelatih melakukan sejumlah pergantian pemain yang membuat Freeman kembali ke posisi asuransinya sebagai bek kanan. Pada menit ke-69, sebuah umpan silang dari sisi kiri meluncur ke arah kotak penalti dan berhasil diselesaikan oleh Freeman melalui celah sempit di antara penjaga gawang serta bek lawan, yang sekaligus menjadi gol debutnya di La Liga.
Menjelang akhir pertandingan, Freeman kembali digeser ke posisi ketiga sebagai gelandang kanan menyusul masuknya pemain bertahan tambahan. Meski tidak terlibat langsung dalam gol kemenangan di menit akhir, ia terus melakukan pergerakan di sisi lapangan untuk meregangkan pertahanan lawan hingga peluit panjang berbunyi.
Pujian Pelatih dan Potensi Masa Depan
Usai pertandingan, pelatih Villarreal, Iñigo Pérez, memuji Freeman sebagai salah satu dari empat bek sayap level atas yang sangat penting bagi visi permainannya. Menurut Pérez, fleksibilitas dan kedinamisan sang pemain memberikan kepercayaan diri lebih bagi seorang pelatih.
Pérez menyebut Alex sebagai pemain super yang mampu mengisi posisi bek tengah, bek penuh, bek kiri, posisi lebih depan, wing-back, serta kedua sisi sayap tim nasional. Atas penampilan tersebut, Freeman dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan.
Pencapaian ini diraih kurang dari satu tahun setelah Freeman meninggalkan Orlando pada tanggal 29 Januari dengan nilai transfer awal sebesar 4 juta dolar AS. Penampilan konsisten ini juga sejalan dengan pandangan Mauricio Pochettino, yang sebelumnya pernah menyatakan bahwa Freeman memiliki potensi untuk menjadi salah satu pemain terbaik di posisinya di tingkat global setelah mencetak gol dalam kemenangan Piala Dunia atas Australia pada 19 Juni.
Sumber: Football | The Guardian







